halo guys, udah lamaaaa banget aku nggak nulis.. Ya, karena aktifitas aku yang akhir-akhir ini nge-guide, belanja, foto, dan yah sesekali vlogging juga. Hari ini aku menyempatkan waktu untuk sharing ke kalian bagaimana cara membedakan antara trader dan pabrik beneran di China. informasi ini aku dapatkan dari pengalaman aku sendiri dan sharing juga dari suplier yang aku simpulkan dalam tulisan ini.

Banyak dari temen-temen yang kontak aku sering kali menanyakan “sis, tau nggak dimana pabrik tas?”, “sis, tau nggak dimana pabrik pakaian anak?”. Well, Sebenarnya, yang kalian butuhkan trader atau pabrik? yuk kita bahas perbedaannya.

Guangzhou, China

Guangzhou, China

Guangzhou terkenal sebagai pusat perdagangan. Yes, pusat perdagangan, bukan pusat Industri. Dari katanya saja, sudah menunjukan kalau di guangzhou adalah pusat perdagangannya China, jadi kebanyakan dari mereka adalah trader, bukan pabrik. Mungkin beberapa dari kalian yang pernah belanja disini sering mendengar toko menyebutkan bahwa mereka memiliki pabrik sendiri. Benar atau tidaknya mereka memiliki pabrik sendiri bisa anda lihat dari jenis barang yang dia jual.

Pabrik harus memproduksi satu jenis barang yang sama dalam jumlah yang sangat banyak. hal ini tentu saja untuk menekan cost operasional pembuatan barang tersebut, semakin pembuatan dibuat secara masal, maka biaya operasional bisa semakin kecil. Disamping itu, pabrik juga harus mempersiapkan material lebih banyak daripada jumlah orderan, tentu saja untuk persediaan kalau saja ada produk yang mengalami cacat produksi. Sebagai contoh apabila anda ingin membeli LCD HP OPPO F3, dengan minimum order 3000pcs untuk setiap serian yang diorder, pabrik mungkin harus menyiapkan material untuk pembuatan 4000pcs untuk persediaan apabila ada yang cacat produksi. Oleh karena itu, Pabrik biasanya tidak menyediakan semua serian yang anda inginkan, pada umumnya, pabrik memiliki produk yang lebih spesifik hanya beberapa type saja. Karena apabila pabrik harus bisa memproduksi smua serian jenis yang anda inginkan, sangat besar beban produksi yang harus ditanggung pabrik.

Melihat karakterisitik Pembeli dari Indonesia yang lebih menyukai membeli barang dengan jumlah model yang banyak dengan quantity yang sedikit, kitapun kesulitan memenuhi minimum order quantity dari si pabrik. Oleh karena itu, kita membutuhkan si trader. Trader biasanya memiliki banyak variasi barang, dengan harga yang sedikit lebih mahal dari pabrik namun kita bisa membeli dalam jumlah MOQ yang lebih sedikit, sehingga variasi barang kita lebih banyak. Nah, dimana kah trader-trader ini berkumpul? Di Pusat Perdagangan Cina yaitu kota Guangzhou.

Mengapa di Guangzhou kita sulit menemukan pabrik? Karena Guangzhou adalah kota perdagangan dimana pabrik kebanyakan berada diluar kota Guangzhou, disamping itu juga biaya hidup di Guangzhou juga lebih mahal jika dibandingkan dengan kota-kota industri yang tersebar diseluruh China. China masih memudahkan kita untuk menemukan suplier pabrik di salah satu event Internasional-nya yang diadakan setahun 2 kali yaitu Canton Fair yang diadakan di Guangzhou juga. Disini anda akan menemukan banyak sekali suplier yang langsung pabrik. Beberapa dianataranya juga ada yang trader, namun mereka lebih spesifik, misalnya trader khusus tas ransel pria.

Beberapa diantara suplier di Guangzhou, ada yang benar-benar memiliki pabrik sendiri entah itu skala home industri atau skala besar, cara paling sederhana yang bisa kita lakukan untuk mengetahui dia produksi sendiri atau bukan. Biasanya kita dapat request mengubah sedikit-sedikit pada bagian tertentu, misal menggunakan logo dari kita. Tentu saja dengan minimum order yang harus kita penuhi.

Sekian sharing saya hari ini, semoga dapat memberikan banyak manfaat dan inspirasi bagi anda semua. Follow Instagram saya di yaniethiorisa, ada juga youtube Chanel saya yanie thiorisa, Good Luck!

Yanie Thiorisa.