Halo.. setelah membahas tradisi imlek di keluarga saya, hari ini saya akan membahas fakta-fakta seputar imlek yang saya rasakan, dan mungkin anda rasakan juga.

Fakta-fakta imlek dikeluarga saya.

Fakta-fakta imlek dikeluarga saya.

Tanggal yang berbeda setiap tahun

Hari raya imlek berbeda setiap tahunnya, penanggalan imlek dihitung berdasarkan penanggalan kalender China. Biasanya terjadi diakhir bulan januari atau awal bulan februari kalender international.

Memakai baju merah dan ornamen emas

Pada hari imlek, dalam keluarga saya juga memakai baju merah, hampir semuanya memakan pakaian berwarna merah, dan menghindari warna-warna gelap seperti hitam, biru gelap, dan warna-warna gelap lain. Akan ada banyak hiasan-hiasan warna merah dan emas didalam rumah, warna merah dan emas disimbolkan sebagai kemakmuaran, kemeriahan, kesuksesan dan hal-hal baik lainnya.

Festival musim semi

Di China, hari raya imlek disebut sebagai festival musim semi. Mungkin juga karena perayaan imlek bertepatan dengan pergantian musim di China, yaitu mulai memasuki musim semi. Jadi jangan heran kalau di Indonesia orang-orang yang merayakan imlek memajang bunga sakura di rumah mereka sebagai ornamen imlek yang digantungi angpao pastinya.

Masa-masa yang sulit untuk para Jomblo

Saat imlek adalah saat dimana semua keluarga besar berkumpul, dimana ada keluarga berkumpul disana pasti akan muncul pertanyaan “mana pacarnya?”, “Kapan kawin?”, meski kita sudah jawab, “nggak ada pacar”, pertaanyaan “kapan kawin” akan terus di tanyakan. yang saya juga nggak tau kenapa. Hahahaha. Buat para jomblo, nikmati saja angpaonya! 😀

Potong rambut

Beberapa hari sebelum imlek, pasti salon2 akan banjir pelanggan. Minimal orang yang merayakan imlek akan potong rambut. Potong rambut dipercaya sebagai membuang sial pada tahun sebelumnya.

Makan, makan dan makan.

Imlek artinya makan, makan dan makan. Malam imlek akan ada banyak sekali makanan seperti yang saya bahas sebelumnya. Keesokan paginya biasanya mama sudah menyiapkan Misua dan telor untuk sarapan imlek. Acara berikutnya dalah berkumpul keluarga besar di rumah kerabat tertua, disana ngapain? setelah sembayang dan bagi angpao, ya makan. Dilanjutkan dengan berkunjung-kunjung kerumah kerabat lainnya yang dianggap lebih tua, disana kita juga akan makan, makan dan makan.

Nggak boleh nyapu rumah dan keramas

saya juga tidak tahu dimana hubungan keramas, nyapu rumah, imlek dan rejeki. Tapi nyapu rumah dan keramas dihari imlek katanya berarti membuang rejeki. Hahahaha. Yang ini lucu sih, tapi saya berpikir positif sih kalau keramas di hari imlek, cewek-cewek butuh waktu lama untuk catokan, styling, sementara dari pagi kita sudah banyak aktifitas jadi nggak sempat nyapu, semakin siang berangkat dari rumah semakin sedikit waktu untuk berkunjung, semakin sedikit juga angpaonya. Begitu kali yah hubungannya. Jadi sebaiknya keramas hari sebelumnya, dan nggak usah nyapu!

Bagaimana dengan imlek dirumah kalian?