Semakin mempertajam pengetahuan saya mengenai China, Shenzhen dan Guangzhou selalu menjadi dilema orang-orang yang ingin membeli aksesoris atau spare part handphone. Kali ini saya berkesempatan learn by doing saat menemani klien saya yang bekerja di bidang spare part handphone. Kebetulan saya bersama klien saya pergi ke Guangzhou dan Shenzhen untuk mencari barang yang spesifik, sehingga saya dapat lebih detil mendeskripsikan Guangzhou dan Shenzhen.

Pusat Grosir sparepart Handphone Guanzghou,Guangzhou handphone sparepart wholesale market, China

Pusat Grosir sparepart Handphone Guanzghou,Guangzhou handphone sparepart wholesale market, China

Klien saya datang mencari supplier sparepart handphone untuk di Indonesia di jual lagi sekaligus menyediakan jasa perbaikan handphone. 2 hari pertama kita habiskan untuk menjelajahi pusat grosir aksesoris dan sparepart handphone di Guangzhou. Cukup banyak hal yang kami temukan, seperti kabel usb, baterai, konektor, r-sim, LCD, alat-alat reparasi handphone dan berbagai macam barang terkecuali. Hmmmm.. ada 1 sparepart yang tidak bisa di temukan di Guangzhou, yaitu IC.



Pusat grosir sparepart Handphone shenzhen, Shenzhen Handphone Sparepart wholesale, China.

Pusat grosir sparepart Handphone shenzhen, Shenzhen Handphone Sparepart wholesale, China.

Beberapa supplier di Guangzhou pun merekomendasikan kita untuk mencari IC di Shenzhen. Sesampainya di Shenzhen, kita harus mencari salah satu gedung yang spesifik menjual sparepart handphone, karena sparepart handphone hanya ada di 1 area yang spesifik. Hal baru yang saya temukan disini ternyata supplier IC terbagi menjadi 2 jenis. Pertama yang menjual IC yang sudah di test, pasti bisa digunakan, kedua menjual IC campur atau yang belum di test. Dengan harga yang lebih murah, Supplier tipe kedua menjual IC yang belum ditest, kelebihannya apabila 90% IC yang kita beli bisa digunakan, maka kita beruntung karena mendapat IC dengan harga yang murah. Namun sebaliknya jika banyak IC yang tidak bisa digunakan, maka kita sudah membeli barang rongsokan.

Hal unik lainnya di pusat grosir sparepart Handphone di Shenzhen adalah jam kerja mereka yang berbeda-beda. Ada yang buka toko dari jam 10.00-18.00. Namun banyak juga yang baru jam 15.00 baru buka toko terus tutup jam 18.00. What?! buka toko cuma 3 jam. Menurut informasi dari salah satu supplier, hal ini karena daerah sparepart handphone minim pengunjung, maka banyak diantara mereka yang baru buka toko jam 15.00. Dihari minggu pun banyak yang tutup.

Sekian informasi yang bisa saya berikan. Semoga dapat menambah wawasan anda dan memberikan inspirasi bagi bisnis anda. See you on my next post!

Yanie Thiorisa.
China Private Business Tour.