Saat anda sedang melakukan perjalanan di Guangzhou bersama saya sebagai private tour guide dan translater anda, ada beberapa pilihan alternatif transportasi yang bisa anda gunakan. Yaitu transportasi umum, taxi atau sewa mobil.

Transportasi umum di Guangzhou

Transportasi umum di Guangzhou

Untuk klien berusia muda 25-35 tahun, yang masih kuat jalan, suka mengeksplore, ingin tahu banyak hal, ingin mencoba hal baru, memiliki banyak waktu,

biasanya akan memilih transportasi umum seperti bus umum atau MRT. Karena harganya yang murah start from, 2RMB (sekitar IDR 4.000) dan membuat klien bisa sewaktu-waktu kembali lagi sendiri apabila tidak ada tour guide yang menemani.




Namun sayangnya, menggunakan transportasi umum memakan banyak waktu dan energi. MRT sangat mudah digunakan, tetapi apabila kita ingin naik MRT, kita harus berjalan kaki ke statiun MRT. Dan budaya berjalan kaki kurang cocok untuk orang Indonesia yang jarang berjalan kaki, kecepatan berjalan orang Indonesia yang kurang terbiasa juga memakan banyak waktu. Naik MRT akan terasa melelahkan, berbeda dengan orang yang suka berjalan kaki, MRT sangat praktis. Oleh karena itu, saya selalu menyarankan ke klien saya untuk memilih hotel yang jaraknya sangat dekat dengan MRT, Jadi sewaktu-waktu ingin naik MRT, anda tidak terlalu lelah berjalan.

Transportation in Guangzhou

Transportation in Guangzhou

Taxi adalah transportasi yang paling mudah digunakan, bisa kita cari dimanapun kapanpun. Yang membuat sulit adalah pengucapan alamat yang benar. Hahaha. Seperti yang banyak orang ketahui, bahasa mandarin memiliki nada pelafalan, hal ini yang sering kali membingungkan taxi apabila kita mengucapkan alamat dengan tidak benar. Apalagi selain bahasa mandarin, Guangzhou juga memiliki bahasa Canton yang memiliki 9 nada bicara, terkadang mereka sulit memahami alamat yang kita ucapkan. Akibatnya, salah alamat atau ditolak.




Untuk harga taxi di sini start from 10RMB atau sekitar IDR 20.000. Untuk argonya sendiri akan disesuaikan dengan jarak yang menurut saya harganya masih masuk akal, mirip dengan dijakarta. Taxi di sini berbeda dengan Indonesia, di Indonesia taxi berlomba mencari pelanggan, di China tidak jarang taxi menolak pelanggan terutama disekitar jam 3 sampai 4 sore, karena ini adalah jam pergantian shift, kebanyakan dari taxi hanya mau mengantar yang searah dengan jalan dia pulang saja.

Sewa mobil di China, meskipun cukup praktis, namun tidak sesuai dengan harga yang ditawarkan. Rate sewa mobil kota di Guangzhou sekitar 400-500RMB per hari. Menurut saya harga ini terlalu mahal untuk kita yang pagi masuk tempat grosir dan baru keluar sekitar jam 6 sore. Sewa mobil adalah yang paling tidak saya rekomendasikan karena harganya yang terlalu mahal.

Untuk transportasi di Guangzhou biasanya saya menyarankan agar klien menggunakan MRT dipagi hari. Saat pagi hari klien masih berenergi, semangat dan setelah sarapan. Hahaha. Jadi klien tetap harus belajar cara naik MRT. Agar berikutnya klien bisa datang sendiri ke Guangzhou. Setelah lelah belanja, sore hari saya sarankan mengguakan taxi. Setelah seharian berakhtifitas, biasanya klien sudah lelah, dan ingin pulang dengan cara yang cepat. Selain itu biasanya mereka juga membawa barang belanjaan yang banyak.

Semoga informasi disini membantu yah, semoga perjalanan anda menyenangkan!

Selamat hari selasa!

China Private Business Trip
Yanie Thiorisa