Hi everyone! Sebelumnya saya ucapkan selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang menjalankan. Today I just want to share my thought šŸ˜€

Mengapa wanita bekerja? Setiap dari anda berhak memiliki pemikiran masing-masing tentang apakah wanita perlu bekerja atau tidak. Namun kali ini saya hanya sharing apa yang saya pikirkan tentang wanita bekerja. Semoga dapat memberikan anda semangat di hari senin ini!

Mengapa wanita perlu bekerja?

Mengapa wanita perlu bekerja?

Menambah penghasilan

Tujuan dari bekerja sendiri tentu saja mendapatkan penghasilan. Apabila tujuan dari melakukan suatu pekerjaan bukan untuk menambah penghasilan, maka hal tersebut tidak bisa dikatakan sebagai pekerjaan, melainkan sukarela atau Volunteer. Untuk yang sudah menikah, menambah penghasilan tidak berarti selalu karena penghasilan dari suami kurang, bisa untuk membantu meringankan beban suami memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga, bisa untuk menambah tabungan keluarga, atau bisa juga untuk menambah uang jajan sang istri sendiri sehingga bebas digunakan untuk berbelanja, arisan, dan kebutuhan pribadi yang tidak mengganggu pengeluaran kebutuhan rumah tangga.

Bersosialisasi

Mengapa wanita perlu bekerja?

Mengapa wanita perlu bekerja?

Manusia adalah mahkluk sosisal. Meskipun hidup anda telah berkecukupan, apabila memungkinkan untuk bekerja, mengapa tidak? Bekerja membuat anda tetap update dengan informasi-informasi terkini, selain keluarga andapun masih memiliki banyak teman dan bertemu dengan orang-orang baru, pengalaman baru dan tidak bosan dengan rutinitas mengurus rumah tangga. Untuk sebagian orang, situasi yang menyibukan diri meningkatkan perasaan bahagia dan merasa produktif.

Menggunakan ilmu yang pernah dipelajari

dizaman yang modern seperti saat ini, banyak wanita cerdas yang sayang apabila tidak memanfaatkan pemikiran dan ilmu yang telah dipelajarinya dalam kehidupan sehari-hari bagi orang lain, seperti dokter, artis, guru bahasa dan profesi lainnya. Sehingga bekerja juga bisa menjadi salah satu media untuk menyalurkan kemampuan dan potensi yang dimiliki oleh wanita tersebut. Tidak menggunakan ilmu yang telah dimiliki atau dipelajari dibangku kuliah atau sekolah dalam jangka waktu yang lama, membuat seseorang mudah melupakannya.




Namun kendala yang dihadapi

Beberapa wanita mungkin ingin sekali bekerja, namun mereka memiliki beberapa kendala. Seperti mengurus anak yang masih kecil, mengurus rumah tangga, atau berada dalam situasi yang tidak memungkinkan untuk meninggalkan rumah untuk waktu yang lama, ngantor atau bekerja diluar. Untuk itu saat ini juga mulai banyak profesi atau pekerjaan yang bisa dikerjakan oleh wanita dirumah. seperti memiliki online shop, menjadi dropshipper, atau bahkan mungkin anda juga bisa menjadi blogger atau youtuber yang membagikan tips-tips terhadap pembaca atau penonton anda, bahkan anda juga bisa membuka rumah penitipan anak. Wooowww!.. Memungkinkan bukan?




Salah seorang teman pernah sharing cerita tentang sebuah keluarga yang dulunya sangat kaya, namun karena sebuah penyakit membuat sang suami meninggal diusia yang masih muda. Karena istrinya tidak mengerti tentang usaha suami dan tidak bisa bekerja, perusahaan suami akhirnya bangkrut dan istri tidak berpenghasilan. Situasi yang tidak menguntungkan ini membuat anak mereka putus sekolah dan mereka menjadi kesulitan ekonomi. Kejadian seperti ini bukan tidak mungkin terjadi dalam kehidupan kita, tentu saja tidak ada yang menginginkannya, namun juga tidak ada salahnya berjaga-jaga.

Sekian sharing dari saya, setiap orang memiliki pola pikir dan pengalaman pola asuh yang berbeda-beda, sebagian merasa wanita perlu bekerja, sebagian merasa wanita tidak perlu. Saya sendiri terlahir dalam keluarga yang dimana kebanyakan wanita dalam keluarga besar saya bekerja, tidak bermaksud mengajariĀ tetapi sangat mendukung apabila wanita ingin bekerja meskipun sudah berkecukupan.

Semoga dapat memberikan inpirasi. See you in the next post! Good Luck!

Yanie Thiorisa